NADIKABAR.COM — Pemerintah Azerbaijan mengeluarkan kebijakan terbaru di dunia pendidikan mereka. Siswa dan staf kini dilarang mengenakan hijab di sekolah.
Dirangkum NadiKabar, Kamis (15/10/2026), aturan itu mengacu pada amandemen peraturan seragam sekolah yang telah disetujui bulan lalu. Meski tidak secara eksplisit melarang penutup kepala bagi wanita Muslim di sekolah, namun aturan itu melarang penggunaan pakaian di sekolah yang menurut pemerintah melanggar 'prinsip sekularisme'.
Dilansir Al Jazeera, Rabu (14/10), keputusan ini langsung memicu protes setelah sejumlah sekolah mulai melarang siswa dan guru yang behijab mengikuti kegiatan belajar-mengajar. Seorang guru bernama Zahra Hasanova mengatakan dia diberitahu tidak boleh lagi mengenakan hijab di sekolah.
"Sejujurnya, saya merasa agak emosional. Saya merasa terluka. (Hijab) adalah pilihan pribadi, dan jika suatu hari nanti saya ingin melepasnya, itu pun seharusnya menjadi pilihan saya sendiri," ujarnya.
Kebijakan tersebut memicu protes serta kampanye di media sosial di Azerbaijan. Beredar video yang memperlihatkan para siswa memeluk guru mereka sambil menangis saat dilarang masuk ke sekolah viral.