Jumlah perjalanan tahunan meningkat dari 1.702 pada 2016 menjadi 20.022 pada 2025, dengan rata-rata kenaikan tahunan lebih dari 30 persen, menurut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China. Volume perjalanan dalam satu bulan kini setara dengan total perjalanan sepanjang 2016. Sebagai proyek unggulan sekaligus merek ikonik dari Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra, layanan kereta kargo China-Eropa, yang juga dijuluki sebagai "karavan unta baja", telah membangun jaringan logistik yang komprehensif di seluruh Eurasia. Di dalam wilayah China, sebanyak 96 rute perjalanan kereta terjadwal yang melaju dengan kecepatan 120 kilometer per jam menghubungkan 132 kota di sepanjang koridor barat, tengah, dan timur, sedangkan di luar negeri, jaringan itu kini beroperasi pada tiga jalur, yaitu utara, tengah, dan selatan. Secara keseluruhan, jaringan tersebut menjangkau 237 kota di 26 negara Eropa dan lebih dari 100 kota di 12 negara Asia, yang mencakup sebagian besar wilayah Eurasia, menurut China State Railway Group Co., Ltd. (China Railway) selaku operator perkeretaapian nasional China. Rute selatan kini beroperasi secara reguler, dengan mengoperasikan 746 kereta dalam sembilan bulan pertama 2026, atau naik 125 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pada Mei, layanan tersebut mencetak rekor bulanan dengan mengoperasikan 1.965 kereta dan mengangkut 197.000 TEU. Seorang pejabat dari pusat logistik China Railway menyebutkan bahwa pihak operator terus memajukan konektivitas infrastruktur serta menyelaraskan standar dan peraturan guna membangun jaringan yang lancar, efisien, dan multidireksional yang menghubungkan jalur kereta dengan rute laut.
Nasional
HALAMAN 2 DARI 2
Layanan kereta kargo China-Eropa tembus 140.000 perjalanan
Sebuah kereta kargo China-Eropa tujuan Moskow berangkat dari Stasiun Puhe di Shenyang, Provinsi Liaoning, pada Kamis (22/10) sekitar pukul 11.30 waktu setempat, yan
NASIONAL
📖 Baca Juga
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.