"Dengan adanya inovasi dan teknologi, masyarakat berdaya, Indonesia akan sejahtera," ujarnya.

Sementara itu, pakar keamanan siber Irjen Pol. (Purn.) Yehu Wangsajaya menyoroti potensi fitur darurat untuk memperkuat koordinasi antara warga, pengelola lingkungan, dan aparat. Pada aplikasi itu, tombol darurat mengirim notifikasi kepada ketua RT, ketua RW, dan petugas keamanan lingkungan, serta terhubung ke layanan 110 dan pemadam kebakaran.

Selain untuk RT/RW, pendekatan serupa dikembangkan untuk komunitas melalui aplikasi One Partner, yang dapat dipakai kelompok olahraga, PKK, organisasi sosial, komunitas keagamaan, hingga lingkungan kampus untuk mengelola keanggotaan, iuran, kehadiran, arisan, dan koperasi.