"Tentu ini merupakan kerja keras kita bersama mimpi-mimpi dan cita-cita kita yang barangkali tahun lalu kita anggap mustahil, tapi dengan tekad yang kuat, dengan keyakinan, kita bisa sama-sama mencapai itu semua," katanya.
Hal tersebut disampaikannya saat pembukaan Muhammadiyah Zakat Summit 2026 yang menjadi satu rangkaian dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2027 di Radjawali Semarang Cultural Center, Semarang.
Ia memerinci sumber dana itu berasal dari infak sebesar Rp321,57 miliar, kurban Rp263,09 miliar, zakat Rp195,17 miliar, dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) Rp37,10 miliar, dan dam Rp10,76 miliar.