NADIKABAR.COM — Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares ingin memaksimalkan pemain muda di League Cup. Baginya, turnamen ini menjadi kesempatan bagi pemain lain untuk unjuk gigi.

Kebijakan tersebut sejalan dengan aturan League Cup yang membatasi jumlah pemain asing maksimal tiga orang. Tavares ingin melihat kemampuan para pemain muda, termasuk kemungkinan ada yang layak dipromosikan ke tim senior.

Persebaya tergabung di Grup G bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC berdasarkan hasil drawing yang digelar I.League di Jakarta, Rabu (7/10/2026). Tavares menilai kedua lawan tersebut merupakan tantangan yang harus dipersiapkan dengan serius.

"Kami akan menghadapi PSBS Biak, tim yang musim lalu bermain di Super League, serta Kendal Tornado FC yang sedang berjuang untuk promosi ke Super League," kata Tavares, dikutip dari laman Persebaya.

"Kedua pertandingan ini tentu akan menarik. Lawan-lawan kami juga pasti memiliki motivasi tinggi ketika menghadapi Persebaya," ujarnya menambahkan.

Respek menjadi fondasi pertama yang ditekankan Tavares. Baginya, siapa pun lawan yang berada di lapangan tetap harus dihadapi dengan keseriusan dan persiapan terbaik.

Namun, respek tidak berarti mengurangi ambisi. Persebaya tetap memasang target jelas, yakni memenangkan pertandingan dan memastikan tiket ke babak berikutnya.

"Target kami jelas, berusaha memenangkan dua pertandingan tersebut dan memastikan lolos ke babak berikutnya. Piala Liga juga bisa menjadi kesempatan bagi pemain-pemain muda EPA untuk mendapatkan pengalaman bersama tim senior," ucap Tavares.

"Sepanjang musim ini, kami sudah rutin memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk berlatih bersama tim senior," tuturnya.

Bagi Persebaya, League Cup pun menjadi ruang bagi para pemain muda EPA untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bersama tim senior.