NADIKABAR.COM — Leapmotor menghadirkan terobosan baru pada sistem kelistrikan kendaraan listrik (EV) berupa solusi kebutuhan terhadap baterai tambahan 12 volt yang selama ini masih menjadi bagian penting pada EV modern.
Arena EV pada Minggu (20/9) melaporkan bahwa teknologi tersebut diperkenalkan dalam ajang Tech Day 2026 di Huzhou, China, melalui sistem Cell-to-Chassis (CTC) 3.0 High-Low Fusion Battery yang menjadi bagian dari pengembangan arsitektur terbaru Leapmotor.
Selama ini, kendaraan listrik menggunakan baterai bertegangan tinggi untuk menggerakkan motor, tetapi, tetap membutuhkan baterai 12V untuk memasok listrik ke berbagai perangkat bertegangan rendah. Komponen seperti sensor, ECU, sistem infotainment, lampu, wiper, hingga sistem keselamatan kendaraan masih bergantung pada suplai tersebut.