NADIKABAR.COM — Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri pada Jumat (6/11) menegaskan kembali pentingnya mempertahankan keberadaan Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).
Berri menekankan peran pasukan tersebut dalam mengimplementasikan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.
"Resolusi 1701 merupakan jaminan hukum atas hak Lebanon untuk merebut kembali seluruh wilayahnya hingga perbatasan yang diakui secara internasional, sementara UNIFIL merupakan kerangka operasional untuk mengimplementasikan seluruh ketentuan resolusi tersebut," ujar Berri.
Pernyataan itu dia sampaikan kepada Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Lebanon Sandra De Waele dalam satu pertemuan, menurut kantor berita Lebanon, National News Agency (NNA).
Pertemuan itu membahas situasi umum di Lebanon dan kawasan tersebut, serta perkembangan terkini dalam politik maupun di lapangan, khususnya di Lebanon selatan, lapor NNA. Pernyataan Berri disampaikan saat UNIFIL bersiap untuk mengakhiri misinya di Lebanon setelah mandatnya berakhir pada 31 Desember 2026, berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2790.
Pasukan tersebut kemudian diperkirakan akan memulai pengurangan dan penarikan pasukan secara bertahap.