NADIKABAR.COM — Lebih dari 7.250 orang berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup dari reruntuhan di Iran selama perang 40 hari yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel, kata seorang pejabat penyelamatan Iran.
Kepala Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) Pirhossein Kolivand menyampaikan hal itu dalam sebuah upacara di Teheran pada Kamis (1/10) saat menerima kendaraan dan peralatan baru untuk operasi penyelamatan dan bantuan, menurut laporan Kantor Berita Buruh Iran (ILNA). Kolivand mengaitkan keberhasilan penyelamatan tersebut dengan penggunaan peralatan modern dalam operasi. Kolivand juga menyebut perkembangan armada dan peralatan IRCS dalam beberapa tahun terakhir sebagai sesuatu yang "belum pernah terjadi sebelumnya".