Tia menyebutkan bahwa ledakan yang berdampak cukup merusak pada ruko-ruko lain di klaster komersial itu memang berasal dari salah satu ruko rumah makan, yakni rumah makan Nasi Tempong Sri Dewi.

"Dari warung Sri Dewi itu loh mbak. Kejadiannya awalnya di situ," ujar Tia.

Pantauan di lokasi, ruko Sri Dewi yang dominan kombinasi warna kuning dan hijau itu mengalami kerusakan paling parah akibat ledakan ini. Garis polisi sudah terpasang di sekitar lokasi. Hingga saat ini pihak BPBD dan kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut.