Menurut penuturan saksi di lokasi kejadian, ledakan hebat terjadi tak lama setelah proses pengisian tabung oksigen. Saat itu, salah satu korban, Slamat Nur Alimin, sempat mundur satu langkah setelah menutup valve tabung oksigen.

Namun seketika suara ledakan membahana dan kepulan asap cokelat tebal membumbung di sekitar area pabrik. Akibat terkena hantaman ledakan, Slamat Nur Alimin meninggal dunia di lokasi kejadian.

Alimin meninggal dengan luka serius di sekujur tubuh, patah tulang iga, serta cedera berat pada bagian kepala dan organ dalam. Sementara itu, korban lain bernama Tedi Irawan mengalami luka sobek pada pundak kiri serta pembengkakan di kaki kanan dan kini tengah mendapat perawatan medis di RS Gading Pluit.