"Hal itu sangat membebani saya, apalagi momen pertama kali berubah menjadi manusia itu sangat krusial bagi jalan cerita ke depannya. Saya sampai ingat pernah meminta waktu tambahan satu bulan kepada sutradara agar saya bisa membentuk badan terlebih dahulu," kenangnya.

Meski harus melakoni adegan yang cukup merepotkan, Jong-suk merasa lawan mainnya, Shin Min-ah, justru menanggung beban akting yang lebih berat. Shin Min-ah yang memerankan Permaisuri Navier berulang kali memiliki adegan berakting interaksi dengan burung imajiner tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Shin Min-a mengaku sangat tertolong oleh panduan detail dari kru di balik layar.

"Tim CG membawakan berbagai versi wujud Queen dan menjelaskan dengan rinci ekspresi serta gerak-geriknya. Selingan interaksi dengan Jong-suk selama syuting juga sangat membantu saya untuk membayangkan sosok burung itu," timpal Shin Min-ah.

Dalam kisah orisinalnya, klan kerajaan Heinrey memang dikisahkan memendam rahasia keluarga berupa kemampuan sihir bawaan yang membuat mereka bisa berubah wujud menjadi unggas. Kemampuan ini awalnya dimanfaatkan sang pangeran untuk menyusup dan memata-matai Kekaisaran Timur.

Namun, penyamarannya di balik rupa burung beralias Queen itu justru membawanya bertemu dengan Permaisuri Navier. Kedekatan tak terduga selama masa penyamaran inilah yang pada akhirnya membuat pangeran tersebut menaruh hati kepada sang permaisuri.