"Pada awal pertandingan, kualitas passing kami sangat rendah. Banyak sekali umpan yang buruk. Saya pikir passing adalah salah satu kekuatan kami, tetapi hari ini justru menjadi kelemahan," paparnya.
Van Gastel mengaku timnya sempat kesulitan menemukan lagi ritme permainan saat dibobol Pendekar Cisadane, sebutan Persita.
Ketinggalan membuat Van Gastel mengubah komposisi pemainnya dengan memasukkan tiga pemain pengganti. Rupanya, strategi tersebut berbuah manis dengan gol Purzycki.
"Perbedaan besar hari ini datang dari tiga pemain pengganti. Mereka membawa banyak energi, karakter, dan semangat. Pemain-pemain lainnya kemudian ikut terbawa oleh energi mereka," jelasnya.