NADIKABAR.COM — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar Silaturahmi Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru UMY Tahun Akademik 2026/2027. Dalam acara itu para orang tua dipaparkan berbagai program selama anaknya kuliah, orang tua pun bisa memantau proses perkuliahan anaknya hingga lulus lewat aplikasi MyKlass.

Salah satu orang tua mahasiswa, Titis, mengaku bersyukur dengan adanya silaturahmi ini. Dia lega bisa memantau anak semata wayangnya kuliah teknik mesin di UMY dari rumahnya di Bekasi Jawa Barat.

"Selama ini belum pernah ya, dulu-dulu sih mungkin belum nggak ada acara silaturahmi untuk mahasiswa baru. Cukup bagus sih, jadi kita tahu program-program kampus, tentang informasi-informasi kampus," jelas Titis kepada detikJogja di Sportorium UMY, Sabtu (5/9/2026).

"Terus ya banyak beberapa informasi lainnya sih yang kita mungkin nggak tahu ya karena kesibukan kita jarang buka-buka medsos, kita juga jarang dapat informasi. Jadi dengan kita sempatkan waktu datang, kita ada beberapa banyak informasi sih ya," sambungnya.

Terpisah, Kepala Subdirektorat Admisi UMY, Dr Imam Mahdi, menjelaskan silaturahmi ini adalah acara puncak dari seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (Penmaru) UMY 2026/2027. Seluruh orang tua/wali program S1 diundang datang.

"Ini sudah rutin dilakukan tiap tahun karena kita juga ingin ada pertemuan ya dengan orang tua, sehingga tidak kesannya cuma kayak nitip barang gitu," jelas Imam kepada detikJogja.

"Tapi ada kewajiban dari kami untuk menyampaikan proyeksi ke depan ketika masuk sini fasilitasnya apa saja dari kami, terus kemudian selama ini apa saja yang dilakukan UMY untuk meningkatkan reputasi globalnya," sambungnya.

Lewat silaturahmi ini, kata Imam, bukan hanya mahasiswa baru saja yang mendapat orientasi, namun juga orang tuanya. Dalam kesempatan ini, orang tua juga diberi kesempatan menanyakan atau mengurus segala hal yang berkaitan dengan perkuliahannya anaknya.

Selain itu, dalam kesempatan ini orang tua juga diberi akses langsung untuk memantau perkuliahan anaknya lewat report. Sehingga proses pembelajaran di UMY tidak hanya murni diawasi atau dikelola oleh kampus, tapi orang tua juga terlibat di dalamnya.

"Termasuk kami juga akan memberikan akses ke orang tua biar bisa melihat anaknya kuliah atau nggak, anaknya ngerjain tugas atau nggak. Jadi mereka juga diberikan akses. Nah hari ini kita pengenalan itu juga. Itu poin utamanya itu sebenarnya," papar Imam.

"Ada (report) dari kami itu online langsung. Jadi mereka bisa mengakses KRS kami, bisa akses MyKlass juga. Jadi orang tua bisa report-nya. Mereka punya SIM (Sistem Informasi Manajemen) sendiri, sebelum masuk kami sudah share aplikasi, sudah menginstal, mungkin ada kendala bisa juga hari ini dikroscek," imbuhnya.

Pada tahun akademik 2026/2027, UMY menerima sebanyak 7.131 mahasiswa baru dari berbagai jenjang pendidikan. Dengan rincian 5.477 mahasiswa jenjang S1, D3, dan D4. Kemudian jenjang S2 327 mahasiswa, jenjang S3 59 mahasiswa, profesi 443 mahasiswa, PPDS 30 mahasiswa, RPL 132 mahasiswa, dan mahasiswa asing 76 mahasiswa.

Setelah silaturahmi ini, lanjut Imam, para orang tua juga langsung mengadakan pertemuan di masing-masing Program Studi (Prodi).

"Jadi biar lebih kenal dengan prodinya, progres report-nya nggak hanya general tadi, tapi spesifik gitu per prodi. Misalkan ada masalah, ada satu dua hal tidak bisa mengikuti kelas, itu bisa dikroscek ke prodi," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc menyebut perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga harus memastikan mereka memiliki kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin kompetitif.

"Yang menjadi prioritas pimpinan universitas untuk tiga tahun ke depan adalah mendorong employability alumni, meningkatkan kemampuan alumni untuk bersaing di pasar kerja," ujar Achmad.

Menurutnya, peningkatan daya saing alumni menjadi bagian penting dari arah kebijakan universitas. Mahasiswa selama menempuh pendidikan di UMY tidak hanya diarahkan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga dibekali kemampuan adaptasi, pengalaman, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Selain aspek kesiapan kerja, UMY juga mendorong peningkatan kualitas akademik mahasiswa melalui penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah.

"Kalau di bidang akademik, meningkatkan kualitas output dalam bentuk publikasi mahasiswa selama dia menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta," katanya.