Pengembangan transportasi laut terintegrasi itu dibahas dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta pada 7 Oktober 2026. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan rencana tersebut mendapat dukungan dari tujuh fraksi DPRD DKI.
Pemprov DKI bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) saat ini mengkaji sejumlah alternatif pengelolaan. Termasuk landasan regulasi dan model bisnis yang efisien serta berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Meski begitu, pengembangan layanan tersebut dipastikan tak akan mengganggu operasional Transjakarta di darat. Layanan bus koridor, nonkoridor, dan armada pendukung lainnya diharapkan tetap berjalan optimal.