Dalam kesempatan itu, ia menegaskan di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat.

β€œJakarta tetap mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang kuat. Pada triwulan II tahun ini, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,52 persen dengan inflasi tetap rendah di level 2,5 persen. Stabilitas ini telah mendorong masuknya investasi sebesar 10,5 miliar dolar AS ke Jakarta hanya dalam enam bulan,” papar Pramono.

Lebih lanjut, Pramono juga memanfaatkan forum U20 untuk membuka peluang investasi dan memperkuat kerja sama dengan para pemimpin kota serta mitra global.

β€œJakarta siap membuka peluang investasi melalui 37 proyek pengembangan kota dengan potensi nilai investasi sebesar 7 miliar dolar AS. Kami mengundang para mitra kota, dunia usaha, dan mitra global untuk tidak hanya berinvestasi di Jakarta, tetapi juga bersama-sama membangun masa depan kota kita,” ujar Pramono.