NADIKABAR.COM — Anggota Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memerhatikan kebutuhan para penyintas kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah ibu kota.

Menurut Kenneth, para korban membutuhkan perhatian agar kembali pulih dari kejadian yang merenggut harta benda bahkan jiwa, jika terdapat korban meninggal dunia.

“Semua harus memastikan kebutuhan mereka teridentifikasi dengan baik terutama warga lanjut usia, anak-anak, ibu-ibu, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus,” kata Hardiyanto Kenneth di Jakarta, Jumat.

Ia mendorong agar kebutuhan warga korban kebakaran terus menjadi perhatian pemerintah daerah hingga kondisi mereka dapat dipulihkan kembali.

Kenneth menilai pemulihan warga tidak boleh berhenti pada bantuan awal saja, sementara setelah itu tidak lagi menjadi perhatian pemerintah termasuk pada pemulihan lanjutan.

Setelah terjadi kasus kebakaran, diperlukan pendataan secara menyeluruh agar kebutuhan warga dapat diketahui dan bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Selain itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah, wakil rakyat, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya agar warga dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Ia mengajak agar semangat gotong royong harus kita hidupkan dan semua pihak yang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk bisa saling membantu.

“Kami berharap bantuan-bantuan yang diberikan menjadi upaya bersama dalam mempercepat pemulihan setelah musibah kebakaran,” kata dia

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth menyerahkan bantuan senilai Rp70 juta yang bersumber dari gaji dan tunjangannya kepada penyintas kebakaran tujuh rumah di RW 08, Kelurahan Jelambar, Jakarta Barat.

“Saya datang ke sini bukan hanya untuk melihat kondisi warga, tetapi juga ingin memastikan bahwa masyarakat yang menjadi korban kebakaran tidak merasa sendirian menghadapi musibah ini,” kata Hardiyanto Kenneth di Jakarta, Jumat.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah.