NADIKABAR.COM — Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Fraksi PDIP Sofwan Dedy Ardyanto menilai sistem Satu Data Indonesia harus dibangun dengan data yang akurat, terintegrasi, mutakhir, dan bisa dipertanggungjawabkan. Menurutnya, keakuratan data penting agar kebijakan dan penggunaan anggaran pemerintah tepat sasaran.

Sofwan mengatakan data tak lagi sekadar angka statistik. Dia menilai data menjadi dasar pemerintah dalam memetakan persoalan masyarakat, menyusun kebijakan, menentukan anggaran hingga mengukur keberhasilan pembangunan.

"Hari ini data bukan lagi sekadar angka dalam tabel statistik. Data adalah tulang punggung dalam memetakan permasalahan, merencanakan kebijakan, mengambil keputusan dan penggerak inovasi, sekaligus cermin yang memperlihatkan kondisi nyata masyarakat," kata Sofwan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/10/2026).

"Data yang baik dan berkualitas bukan hanya membuat negara lebih efisien, tetapi juga membuat negara lebih peka. Data juga membantu pemerintah melihat yang selama ini luput, mendengar yang selama ini tidak terdengar, dan menjangkau yang selama ini tertinggal dan diabaikan," ujarnya.

Sofwan menilai persoalan data nasional bukan sekadar masalah teknis administrasi. Menurutnya, data yang tersebar di berbagai kementerian dan lembaga, tak memiliki standar yang sama, tak sinkron, atau bahkan saling bertentangan dapat mempengaruhi kualitas kebijakan dan penggunaan anggaran negara.