"Kami siap mendampingi seluruh rangkaian kegiatan di kampus-kampus di Kalimantan Timur. Kami juga mohon diberikan masukan mengenai wawasan kebangsaan yang komprehensif,” kata Rudy.
Ia menilai pendidikan kebangsaan yang aktif diberikan kepada mahasiswa dapat menjadi benteng efektif dalam memperkuat daya tangkal generasi muda terhadap berbagai paham radikal maupun aktivitas yang bertentangan dengan nilai-nilai konsensus bernegara.
Dalam kesempatan itu, Rudy menyampaikan harapan agar perwakilan dari Kalimantan Timur, baik dari kalangan mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN), hingga kepala daerah, memperoleh kuota atau kesempatan lebih besar untuk mengikuti pendidikan reguler di Lemhannas RI.
Menurut Rudy, kesempatan itu dinilai penting mengingat posisi geografis Kalimantan Timur yang semakin strategis dalam konstelasi pembangunan nasional, sehingga penguatan semangat persatuan harus terus terjaga seiring dengan kemajuan wilayah tersebut.
Melalui kolaborasi, Pemprov Kaltim dan Lemhannas RI berkomitmen melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas karakter kebangsaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).