Menurut Leny Rafael, pengolahan kain tradisional dengan cara ini justru memperkuat identitas budaya Indonesia agar lebih mudah diterima di ranah global. Saat ditanya mengenai figur yang paling mewakili tren ini, wanita yang sudah berkarya 25 tahun di industri fashion itu menyoroti grup no na serta penyanyi Yura Yunita.
Leny berpandangan kedua nama tersebut berhasil menjadikan elemen tradisional sebagai bagian dari gaya panggung yang modern dan relevan. Penampilan no na dan Yura Yunita pun disebut kerap menjadi perbincangan.
"Kalau bicara yang sedang menarik perhatian, saya melihat no na. Mereka sekarang sedang kuat sekali mengangkat identitas Indonesia ke arah yang lebih internasional," katanya.
"Selain itu, ada juga Yura Yunita. Penampilannya menarik karena sering memadukan kain dan wastra dengan gaya yang lebih modern," lanjutnya.