NADIKABAR.COM — Komunitas Ngobrol Buku Indonesia menggelar Festival Ngobrol Buku 2026 yang berfokus pada pelestarian cerita rakyat (folklor) Sumatera Utara. Festival ini diikuti oleh 45 peserta terpilih yang akan mengikuti pelatihan.

"Kami menerima total 100 naskah cerpen calon peserta selama masa pengumpulan naskah pada 1-18 Agustus 2026. Tim panitia kemudian menyeleksi naskah tersebut dan menetapkan 45 orang peserta untuk mengikuti kegiatan lokakarya," ujar Ketua Panitia Pelaksana, Alda Muhsi dalam keterangan tertulis diterima NadiKabar, Senin (31/8/2026).

Alda mengatakan tema lokakarya penulisan cerpen tahun ini yakni "Menghidupkan Cerita Rakyat untuk Pembaca Modern". Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (28/8) hingga Minggu (30/8), di Ruang Galeri Lantai 2, Roha Cafe, Jalan Abdullah Lubis, Kota Medan.

Selama lokakarya, kata Alda, para peserta dibekali materi teknik penulisan cerita pendek (cerpen) yang berbasis kekayaan folklor atau cerita rakyat Sumatera Utara.

"Sesi pelatihan ini dipandu langsung oleh dua sastrawan dan penulis nasional, yakni Yusi Avianto Pareanom dan Koko Hendri Lubis. Melalui bimbingan intensif tersebut, peserta dilatih menggali nilai-nilai lokal untuk kemudian diadaptasi menjadi struktur karya cerpen modern yang menarik bagi pembaca masa kini," jelasnya.