"Sekitar 80 persen dari tim kami bukan berbasis digital, pada saat mereka masuk, mereka 'buta' mengenai digital. Tapi, setelah diajarkan digitalisasi, bagaimana cara mengoptimalkan bisnis digital sekarang mereka menjadi entrepreneur," katanya.
Henry juga dikenal akan perannya di Wellous Indonesia lewat berbagai program kolaborasi strategis. Ia juga aktif berkolaborasi dan mendukung acara pengembangan bisnis digital berskala nasional dan internasional seperti Indonesia Digital Marketing Conference (IDMC) 2026, SVO Digital Summit 2025, dan lainnya.
Selain bidang bisnis digital, Henry juga aktif mendukung kolaborasi Wellous Indonesia bersama organisasi kemasyarakatan seperti Wahid Foundation dalam aksi sosial dan lingkungan.