Menariknya, angka pada nama RX tidak selalu menunjukkan kapasitas mesin. Jika RX 300 generasi awal menggunakan mesin V6 berkapasitas 3,0 liter, RX 350 generasi terbaru justru mengandalkan mesin empat silinder 2,4 liter turbo.

Lexus juga menawarkan RX 350h dengan sistem penggerak hibrida serta RX 450h+ yang menggunakan teknologi plug-in hybrid. Keduanya menggabungkan mesin empat silinder 2,5 liter dengan elektrifikasi.

Pada varian tertinggi RX 500h F Sport Performance, Lexus menggunakan sistem hibrida dengan mesin turbo 2,4 liter yang menghasilkan gabungan 366 tenaga kuda. Angka 500 pada nama model tersebut bukan menunjukkan kapasitas mesin 5,0 liter.

Pola penamaan serupa diterapkan pada lini kendaraan Lexus lainnya. NX merupakan singkatan dari Nimble Crossover, UX berarti Urban Crossover, sedangkan LX merujuk pada Luxury Crossover.