Suasana berbeda bisa ditemukan di Sate Klathak Pak Bari yang berada di dalam Pasar Wonokromo, Bantul. Warung ini beroperasi pada malam hari dengan konsep lesehan sederhana khas pasar tradisional.
Namanya semakin dikenal setelah muncul dalam film Ada Apa dengan Cinta? 2. Sate klathaknya diracik sederhana menggunakan garam dan merica, kemudian dibakar dengan jeruji besi khas sate klathak.
Seporsi sate berisi dua tusuk daging kambing muda yang empuk. Tersedia juga tongseng, gulai, serta kicik tengkleng bertulang. Harga makanannya sekitar Rp 27.000 per porsi.
Masih di kawasan Bantul, Sate Klathak Mak Adi menawarkan tempat makan dengan area semi-outdoor dan indoor yang cocok didatangi bersama keluarga.
Pilihan menunya tak hanya sate klathak, tetapi juga sate kecap, tongseng kepala, dan gulai. Ada pula krenyos goreng berupa lemak kambing yang digoreng hingga renyah dan gurih.
Sate klathaknya menggunakan potongan daging kambing yang empuk dengan aroma prengus yang tidak terlalu kuat. Pilihan menu yang beragam membuat tempat ini menarik untuk makan bersama rombongan. Harganya berkisar Rp 22.000-Rp 35.000 per porsi.
Tak perlu pergi jauh ke Bantul untuk menikmati sate klathak. Sate Klathak Mbah Sukarjo berada di pusat Kota Yogyakarta, dekat kawasan Malioboro.