Pernyataan tersebut menyusul laporan pada 27 Oktober oleh Kantor Media Tahanan Palestina yang merinci serangan berulang terhadap tahanan Gaza di sayap Rakevet.
Kantor tersebut mengatakan penyerangan tersebut terjadi pada Jumat dan Sabtu dan melibatkan pemukulan dengan pentungan, semprotan merica, gas, peluru karet dan granat kejut.
Dilaporkan juga bahwa penjaga memasuki sel dengan anjing polisi dan membawa tahanan ke ruangan tanpa kamera pengintai, di mana mereka diserang.
Kantor tersebut memperingatkan bahwa pelecehan yang terus berlanjut akan membahayakan nyawa para tahanan, terutama mereka yang sudah sakit atau terluka.