KA Sangkuriang juga memiliki karakter layanan yang cukup lengkap. Dalam satu perjalanan tersedia 456 tempat duduk yang terdiri dari 16 tempat duduk Compartment Suites, 200 tempat duduk kelas Eksekutif, serta 240 tempat duduk Ekonomi Premium.
Untuk Compartment Suites, pelanggan memperoleh ruang perjalanan yang lebih privat dengan kursi yang dapat direbahkan hingga 180 derajat. Kelas Eksekutif tersedia dalam empat kereta dengan masing-masing 50 tempat duduk, sedangkan Ekonomi Premium terdiri dari tiga kereta berkapasitas masing-masing 80 tempat duduk.
Anne mengatakan kombinasi tersebut memberi pilihan yang luas bagi pelanggan dalam menempuh perjalanan lebih dari 1.000 kilometer.
“Ada pelanggan yang menempuh perjalanan antarkota beberapa jam, ada pula yang melakukan perjalanan panjang hingga Jawa Timur. Kami menyediakan pilihan kelas dalam satu rangkaian agar pelanggan dapat menyesuaikan perjalanan dengan kebutuhan dan preferensinya,” kata Anne.
KAI melihat tingginya penggunaan KA Sangkuriang selama lima bulan pertama sebagai gambaran besarnya potensi perjalanan yang terbentuk ketika kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur terhubung dalam satu koridor perjalanan. Hingga Semester I 2026 saja, KAI telah mencatat Sangkuriang sebagai layanan langsung yang membuka akses Jawa Barat menuju Banyuwangi melalui Yogyakarta, Solo, Surabaya, serta kota-kota lain di sepanjang lintas selatan dan timur Jawa.
“330 ribu pelanggan dalam lima bulan memberi gambaran bahwa satu layanan kereta dapat menggerakkan banyak perjalanan antarkota sekaligus. Sangkuriang membawa Bandung lebih dekat dengan kota-kota di sepanjang selatan dan timur Jawa, sekaligus membuka lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk bepergian dan menjelajahi berbagai destinasi dengan kereta api,” tutup Anne.