Arahkan bagian belakang kendaraan masuk ke ruang parkir secara perlahan sambil memutar kemudi secara bertahap.

Hindari melakukan manuver secara tergesa-gesa. Bergerak dengan kecepatan rendah memberikan waktu lebih banyak bagi pengemudi untuk membaca perubahan posisi kendaraan.

Gunakan kendaraan di samping, marka parkir, atau tepi jalan sebagai titik referensi. Pada saat bersamaan, tetap perhatikan posisi bagian depan kendaraan karena sudutnya ikut berubah ketika kemudi diputar.

3. Gunakan sensor parkir belakang (Rear Parking Sensor) untuk bantu baca jarak

Ketika bagian belakang mobil mulai masuk ke ruang parkir, jarak dengan kendaraan maupun objek di belakang perlu semakin diperhatikan.

Rear Parking Sensor dapat membantu mendeteksi keberadaan objek di belakang kendaraan saat mobil bergerak mundur. Peringatan melalui suara dapat memberikan informasi tambahan mengenai jarak kendaraan dengan objek, terutama ketika ruang untuk bermanuver cukup terbatas.

Meski demikian, Parking Sensor tetap berfungsi sebagai fitur pendukung. Pengemudi perlu mengkombinasikan informasi dari sensor dengan pengamatan melalui spion, kamera, maupun kondisi sekitar secara langsung.

Setelah bagian belakang kendaraan masuk ke ruang parkir, perhatian pengemudi perlu bergantian antara bagian depan, belakang, serta sisi kendaraan. Pada tahap ini, posisi mobil mulai diluruskan agar sejajar dengan tepi jalan ataupun kendaraan lain.

Seperti halnya pada banyak mobil modern, salah satunya Suzuki XL7 New Alpha Hybrid, keberadaan kamera 360 derajat (360° View Camera) membantu memberikan gambaran lebih menyeluruh terhadap kondisi di sekitar kendaraan.