NADIKABAR.COM — Lima orang lanjut usia (lansia) penghuni sebuah panti wreda di Portugal selatan meninggal dunia di tengah merebaknya wabah influenza A, demikian disampaikan otoritas kesehatan lokal pada Minggu (27/9) waktu setempat.
Unit Kesehatan Daerah Alentejo Central (ULSAC) menyatakan Layanan Gawat Darurat Multiguna mereka telah menerima sembilan pasien dari panti wreda tersebut sejak Rabu (23/9).
Tiga pasien di antaranya meninggal dunia dan hasil uji laboratorium mengonfirmasi dua korban positif mengidap virus tersebut.
Tiga pasien lainnya telah diizinkan pulang dari rumah sakit sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan.
Tiga kematian tersebut membuat total korban meninggal dunia akibat wabah influenza A menjadi lima orang, setelah dua korban lebih awal meninggal di panti wreda.
Departemen kesehatan masyarakat ULSAC mengunjungi panti wreda yang berada di Estremoz, Distrik Evora, pada Kamis (24/9), dan melakukan pemantauan epidemiologis, termasuk memeriksa kepatuhan terhadap langkah-langkah pengendalian infeksi, protokol kebersihan, prosedur isolasi, serta penggunaan alat pelindung diri.
Kunjungan lanjutan pada Minggu (27/9) sore tidak menemukan kasus baru maupun penurunan kondisi klinis di antara para penghuni yang masih tinggal di panti wreda tersebut.
Kantor Kejaksaan Agung Portugal mengonfirmasi bahwa penyelidikan atas kematian tersebut telah dibuka, dan sejauh ini belum ada pihak yang secara resmi ditetapkan sebagai tersangka.