NADIKABAR.COM — dideng bukan sekadar lagu untuk membuat anak tertidur. Dalam tradisi lisan Batak Toba, nyanyian menjadi salah satu cara orang tua, terutama ibu, menyampaikan kasih sayang, harapan, dan pesan kepada anak.
Di tim redaksi lantunan sederhana itu, lagu "Dideng-dideng" hadir sebagai nyanyian pengantar tidur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Lagu yang lekat dengan suasana menimang anak tersebut kembali terdengar di telinga generasi muda melalui versi yang dinyanyikan oleh Nia Tobing.
Mengutip dari penelitian Sormin tentang tradisi Dideng-dideng di masyarakat Batak Toba, lagu ini menunjukkan bahwa nyanyian memiliki fungsi hiburan, komunikasi, serta pembentukan karakter anak. Berikut ini lirik lengkap lagu Dideng-dideng lengkap dengan arti dan maknanya.