"Hari ini (Kamis) saya bertemu dengan jajaran pimpinan klub dan sang manajer. Percakapan tersebut berlangsung sangat positif; kami dapat saling bertukar pandangan dan berbicara secara terbuka mengenai apa yang terjadi usai laga hari Selasa lalu," tulis Martinez dan dikutip ESPN.
"Semua orang tahu bahwa saya adalah pribadi yang penuh semangat dan menjalani sepak bola dengan intensitas tinggi. Rasa frustrasi akibat kekalahan tersebut membuat saya mengungkapkan perasaan saya pada waktu dan tempat yang mungkin kurang tepat, dan untuk itu saya ingin meminta maaf."
"Klub kita berada dalam kondisi terbaik ketika kita semua bersatu, dan saya menyadari bahwa kata-kata saya pada saat itu tidak membantu dalam hal itu," jelasnya.