NADIKABAR.COM — Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Sarah Sadiqa melaporkan realisasi transaksi pengadaan produk dalam negeri mencapai Rp389,2 triliun per 13 Oktober 2026.

Nilai tersebut setara dengan 91,3 persen dari total realisasi penyedia.

Kemudian, realisasi transaksi pengadaan yang melibatkan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMKK) tercatat sebesar Rp191,3 triliun dengan partisipasi 271.369 pelaku usaha atau setara 44,9 persen dari total realisasi penyedia.

"Capaian ini menunjukkan bahwa pengadaan pemerintah memiliki potensi besar dalam memperluas pasar produk dalam negeri dan meningkatkan partisipasi pelaku usaha," kata Sarah dalam pembukaan Business Matching 2026 di Jakarta, Rabu.

Meski demikian, perluasan peluang pasar harus diikuti dengan kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan pemerintah.