Ia menyampaikan keputusan pengadaan tidak hanya menentukan barang dan jasa yang dibeli pemerintah, tetapi juga memengaruhi peluang usaha, aktivitas produksi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan industri nasional.

Karena itu, keberhasilan pengadaan tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap, pengadaan juga harus memastikan barang dan jasa tersedia dengan mutu, waktu, dan biaya yang tepat sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian.

Menurut Sarah, pelaksanaan program prioritas pemerintah membutuhkan ketersediaan barang dan jasa berkualitas, kapasitas produksi yang memadai, distribusi yang andal, serta penyedia yang mampu memenuhi spesifikasi dan tenggat waktu.