NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung menyatakan pertumbuhan lomba lari jalanan di Indonesia semakin pesat dan turut mendorong terbentuknya ekosistem serta industri olahraga yang memberikan dampak ekonomi yang luas.

Menurut dia, perkembangan tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah perlombaan, peserta, dan kualitas penyelenggaraan dalam 10 hingga 15 tahun terakhir, mulai dari kategori 5 kilometer (5K), 10K, half marathon, hingga maraton.

"Meski belum ada data pasti, seingat saya sejak tahun 1997 saat 10K pertama kali diadakan hingga saat ini, perkembangannya sangat pesat, khususnya 10 tahun terakhir," kata Tigor saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Dia menilai pertumbuhan lomba lari telah menciptakan ekosistem industri olahraga yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemilik atau penyelenggara lomba, sponsor, hingga tenaga pendukung perlombaan. Aktivitas tersebut juga menghasilkan dampak ekonomi di luar arena pertandingan.

Dia menjelaskan, penyelenggaraan lomba lari mendorong pergerakan ekonomi melalui perjalanan peserta, akomodasi hotel, konsumsi makanan, transportasi, serta kebutuhan lain selama mengikuti perlombaan.