Menurut Gubernur Kok, insiden tersebut terjadi pada pukul 15.15 waktu setempat (12.15 GMT), ketika tanah longsor memicu runtuhnya batuan di kota Goreme, dekat museum terbuka setempat.

Berdasarkan laporan, area tersebut kini telah ditutup untuk umum menyusul peristiwa runtuhnya batuan itu.

Para saksi mata menuturkan sempat mendengar suara dentuman keras saat menara batu di dekat area parkir runtuh, yang kemudian memicu kepulan debu dalam jumlah besar.