NADIKABAR.COM — Penyaluran LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi bakal diatur lebih tepat sasaran oleh pemerintah. Salah satu rencana yang tengah disiapkan adalah menggunakan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu acuan penerima LPG 3 kg.
Rencana tersebut disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Lantas, siapa yang nantinya boleh membeli LPG 3 kg dan desil berapa yang menjadi sasaran?
Laode mengatakan distribusi LPG 3 kg saat ini masih bersifat terbuka. Artinya, gas bersubsidi tersebut masih dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
Pemerintah kemudian berencana melakukan pengaturan berdasarkan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran subsidi.
"Kita melihat bahwa pendistribusian LPG ini masih bersifat terbuka. Jadi, ini nanti yang akan kita atur. Yang dimaksud dengan bersifat terbuka bahwa pada hari ini sebenarnya LPG 3 kg itu masih bisa digunakan oleh semua kelas masyarakat. Ini nanti yang akan kita lakukan pengaturan," ujar Laode seperti Kamis (27/8/2026).
Dalam pengaturan tersebut, data desil pada DTSEN akan menjadi salah satu acuan untuk menentukan kelompok masyarakat yang berhak mendapatkan LPG 3 kg.
Namun, hingga saat ini pemerintah belum menyebutkan secara final desil berapa saja yang nantinya diperbolehkan membeli LPG 3 kg.
Laode mengatakan pemerintah masih akan membahas pengaturan tersebut bersama pihak terkait, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) dan PT Pertamina (Persero).
Desil merupakan pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Dalam data pemerintah, masyarakat dibagi menjadi 10 kelompok atau desil.
Penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan. Sejumlah variabel turut diperhitungkan, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.
Secara sederhana, desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Desil 1: kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau miskin ekstrem.