"Ini yang antre banyak yang dari luar, maksudnya yang tinggal jauh dari sini," ujar salah satu warga setempat, Arizka kepada NadiKabar saat ditemui di lokasi.

Tabung elpiji dijual dengan harga di harga Rp 19 ribu yang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Hal inilah yang dinilai memicu antrean LPG 3 kg di lokasi cukup padat.

"Di sini hanya jual Rp 19 ribu, ini bagusnya di sini kalau yang lain Rp 25 sampai Rp 30 ribu," beber Arizka.

Selang beberapa waktu, stok elpiji di warung tersebut habis. Sejumlah warga yang masih antre kecewa karena tidak kebagian.

"Habis, karena dari jam 7 tadi orang antre dari 100 (tabung gas elpiji 3 kg)," jelasnya.