Wilianto mohon maaf apabila pada Munas kali ini ada provinsi yang tidak hadir karena memang tidak aktif alias vakum. Munas VIII PSMTI dihadiri 30 provinsi, minus 6 provinsi yang absen.
"Hadir 30 ketua provinsi, namun memang ada beberapa provinsi yang belum sempat kita aktifkan. Mohon maaf apabila 6 provinsi yang sudah tercatat sebelumnya ada, tapi 6 provinsi ini kita masih butuh waktu untuk mencari figur. Karena mencari figur, ketua memimpin provinsi itu butuh waktu dan butuh mencari yang benar-benar bisa membawa nama baik PSMTI," terangnya.
Selain itu, Wilianto Tanta juga memohon maaf kepada provinsi yang belum sempat dikunjungi selama dirinya memimpin PSMTI. Selama 4 tahun memimpin, Wilianto mengaku telah mengunjungi 21 provinsi.
"Adapun provinsi yang saya belum sempat berkunjung, mohon maaf apabila belum sempat, namun kalau ada jodoh pasti tetap temukan. Melalui jaringan kepengurusan yang seluas ini, kita terus berjuang mewujudkan visi PSMTI. Yaitu bahwa suku Tionghoa warga negara Kesatuan Republik Indonesia bersama seluruh komponen bangsa memiliki hak dan kewajiban yang sama untuk membangun NKRI menuju masyarakat adil dan M=makmur," paparnya.