β€œSerta manajemen konstruksi dan fasilitas secara berkelanjutan dengan standar keamanan tingkat tinggi,” kata dia.

Ketua Badan Keahlian Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (PII) itu menambahkan pemanfaatan teknologi mutakhir menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur masa depan yang semakin kompleks.

Menurut dosen Fakultas Teknik Universitas Andalas itu, kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pertukaran pengetahuan dan kerja sama internasional di bidang konstruksi.

β€œKhususnya dalam pengembangan teknologi, standar keselamatan, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia konstruksi di kawasan Asia,” katanya.