Luhut mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar pengembangan teknologi pemerintahan itu dilaksanakan dengan baik.
Karena itu, dukungan riset dan teknologi dari China, khususnya Universitas Tsinghua, diharapkan dapat memperkuat upaya tersebut.
Ia menegaskan kerja sama Indonesia-China perlu memasuki tahap baru, yakni tidak hanya berfokus pada investasi industri dan transfer teknologi, tetapi juga menghasilkan inovasi bersama.
“Kami tidak hanya menginginkan peralatan. Kami menginginkan ilmuwan, pengetahuan dan ekosistem inovasi,” ujarnya.
Luhut juga mengajak Tsinghua membangun laboratorium bersama, program penelitian, pendanaan riset dan publikasi ilmiah dengan perguruan tinggi serta peneliti Indonesia.