"Di sana ada 20 negara, jadi kita bertukar pandangan. Saya baca di sana negara-negara Global South ingin bersatu karena sekarang dunia terfragmentasi, ketidakjelasan soal perang Iran-AS dan kapan Selat Hormuz dibuka. Dampaknya masih luas dan susah diprediksi," ungkap Luhut.
Menyikapi hal itu, Luhut mengatakan prinsip Indonesia tetap sama, yakni tidak berpihak pada satu blok kekuatan mana pun, tetapi tetap aktif bekerja sama dengan semua negara.
"Modal kita cukup kuat: ekonomi tumbuh 5,1 persen, inflasi terkendali di bawah 3 persen, rasio utang masih di bawah 40 persen, jauh lebih sehat dari banyak negara maju," kata Luhut.
Bersama Luhut, hadir juga Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu, Sekretaris Eksekutif DEN Setiwan Hario Seto, Direktur Eksekutif DEN Mochammad Firman Hidayat, anggota DEN Heriyanto Irawan, Penasihat Khusus Bidang Hubungan Internasional Jona Widhagdo Putri, dan pejabat terkait lainnya.