"Sekarang lagi dikerjakan, lagi kita lihat, lagi-lagi dengan AI ini saya kira akan lebih banyak keadilan. Karena orang tidak bisa sembunyi data lagi," paparnya.

Selain memperbaiki akurasi data, Luhut juga mendorong masyarakat yang merasa memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial untuk mendaftarkan diri. Ia menilai pemanfaatan AI dapat membantu pemerintah menyalurkan bansos dengan lebih tepat sasaran sekaligus menciptakan efisiensi anggaran.

"Yang merasa qualified untuk mendaftar bansos karena penghematan luar biasa sehingga saya pikir tidak tertutup kemungkinan Presiden menambah nanti cash transfer karena kita ujung-ujungnya tidak akan lagi nanti memberikan subsidi kepada produk," pungkas Luhut.