NADIKABAR.COM — Luis Enrique menorehkan sejarah bersama Paris Saint-Germain (PSG). Kemenangan atas Le Havre mengantarkan pelatih asal Spanyol itu menjadi pelatih dengan jumlah kemenangan terbanyak dalam sejarah klub.
Luis Enrique kini telah mengoleksi 127 kemenangan bersama PSG, sebagaimana dicatat ESPN. Ia melewati catatan Laurent Blanc yang sebelumnya memegang rekor tersebut.
Rekor itu tercipta setelah PSG mengalahkan Le Havre dengan skor 5-1 dalam lanjutan Ligue 1, Jumat (30/10/2026) waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, Achraf Hakimi tampil luar biasa dengan mencetak hat-trick dan menyumbangkan dua assist.
"Saya beruntung bisa melatih klub dengan level seperti ini dan memiliki pemain-pemain luar biasa. Saya sangat senang dan berharap bisa terus mencatatkan sejarah di Paris," kata Luis Enrique kepada PSG TV.
Sejak menangani PSG, Luis Enrique membawa klub ibu kota Prancis itu meraih berbagai pencapaian. Kini, namanya tercatat sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah klub, yakni 127 kali.
Selain rekor Luis Enrique, pertandingan melawan Le Havre juga menjadi malam istimewa bagi Achraf Hakimi.
Bek kanan asal Maroko itu untuk pertama kalinya mencetak hat-trick sepanjang karier profesionalnya, baik di level klub maupun tim nasional. Hebatnya, ia juga memberikan dua assist sehingga terlibat langsung dalam seluruh lima gol PSG.
Hakimi membuka kontribusi golnya dengan memberikan assist untuk gol penyama kedudukan Mika Godts. Dua menit kemudian, ia mencetak gol untuk membawa PSG berbalik unggul.
Pada awal babak kedua, Hakimi kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan bebas dari jarak sekitar 20 yard. Ia kemudian melengkapi hat-trick pada menit ke-69.
Satu assist lainnya diberikan kepada Senny Mayulu yang mencetak gol keempat PSG. Hakimi pun menutup laga dengan catatan tiga gol dan dua assist.
Catatan tersebut membuat Hakimi menjadi pemain keempat dalam empat musim terakhir yang mampu membukukan lima kontribusi gol dalam satu pertandingan di lima liga top Eropa. Pemain terakhir yang mencatatkan pencapaian serupa di Ligue 1 adalah Neymar bersama PSG pada Agustus 2022.
"Ini malam yang luar biasa bagi saya, terutama karena kami menang, tetapi juga karena ini hat-trick pertama saya. Saya senang dan berharap bisa mencetak sebanyak mungkin gol dengan seragam ini," ujar Hakimi.
Menariknya, Hakimi belum mencetak gol di Ligue 1 musim ini sebelum menghadapi Le Havre. Hat-trick tersebut menjadi gol pertamanya sekaligus pencapaian personal yang istimewa bagi pemain berusia 27 tahun itu.
Kemenangan atas Le Havre juga memperpanjang tren positif PSG. Les Parisiens kini telah memenangi sembilan pertandingan beruntun di semua kompetisi dan enam laga terakhir di Ligue 1.
Rentetan tersebut menjadi kebangkitan setelah PSG hanya meraih satu poin dari tiga pertandingan pembuka liga musim ini.
Luis Enrique juga masih harus mengatasi absennya sejumlah pemain penting akibat cedera, termasuk Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia. Meski demikian, PSG tetap mampu menjaga konsistensi dan mempertahankan posisi di papan atas Ligue 1.