Siswi yang terlihat menggunakan seragam putih-biru itu, kemudian terlihat menangis. Selain mengalami kekerasan fisik, pelajar itu juga dicaci-maki. Dari hasil penyelidikan polisi, ternyata korbannya lebih dari satu.

"Korbannya ada dua orang. Selain NA ada satu temannya juga yang menjadi korban," ucap Niko.

Niko menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Proses penanganan perkara berlangsung hati-hati, karena baik korban maupun para terduga pelaku masih berstatus anak di bawah umur.

"Yang pasti, akan kami telusuri. Pada dasarnya, Polres Garut akan menindaklanjuti laporan ini," pungkas Niko.