NADIKABAR.COM — Romelu Lukaku resmi menjadi pemain baru Fenerbahce pada bursa transfer musim panas 2026. Striker asal Belgia itu meninggalkan Napoli setelah melewati masa sulit dan menilai keputusan tersebut menjadi pilihan terbaik untuk kariernya.

Fenerbahce merekrut Lukaku dari Napoli dengan biaya transfer 6 juta euro. Klub Turki itu mengikat penyerang berusia 33 tahun tersebut dengan kontrak berdurasi dua tahun.

Lukaku bergabung dengan Napoli pada 2024. Selama memperkuat klub Italia tersebut, ia mencatatkan 45 penampilan di semua kompetisi dengan torehan 15 gol dan 11 assist.

Namun, perjalanan Lukaku bersama Napoli memasuki periode sulit pada musim panas 2025. Mantan penyerang Inter Milan dan Chelsea itu mengalami cedera hamstring yang membuatnya harus menepi hingga memasuki awal 2026.

Setelah pulih, Lukaku hanya mendapat kesempatan tampil enam kali pada sisa musim 2025/2026. Napoli selalu memainkannya sebagai pemain pengganti dalam enam pertandingan tersebut.

Situasi itu membuat Napoli memasukkan Lukaku ke dalam daftar jual. Fenerbahce kemudian datang dan membawa sang striker ke Turki pada bursa transfer musim panas 2026.

Lukaku kemudian angkat bicara mengenai keputusannya meninggalkan Napoli. Ia menyebut periode tersebut sebagai masa terburuk dalam hidupnya dan menilai hengkang menjadi pilihan yang tepat.

"Ini adalah tahun terburuk dalam hidup saya. Saya mendengar banyak hal, dan beberapa keputusan telah dibuat. Jika itu situasinya, hal terbaik adalah pergi," kata Lukaku dilansir dari AS Diario.

Lukaku juga membantah anggapan bahwa kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk bermain. Ia menegaskan dirinya sudah bugar dan siap kembali tampil.

"Klaim bahwa saya tidak fit sama sekali salah. Mereka mungkin mengatakan itu di Italia untuk merusak peluang saya. Saya 100% fit dan siap bermain," dia menambahkan.

Kepindahan ke Fenerbahce membuat Lukaku memiliki kesempatan untuk melanjutkan karier di kompetisi Turki. Ia menyebut motivasi untuk terus bermain di level tertinggi menjadi salah satu alasan di balik keputusannya.

"Saya membutuhkan motivasi hingga akhir karier saya. Ini yang terbaik untuk saya. Saya ingin terus berkompetisi di level tertinggi. Saya berada di liga yang kuat, berjuang untuk meraih gelar, dan siapa tahu, mungkin bahkan bermain di Liga Champions," ujarnya.

Baca berita selengkapnya di NadiKabar.