"Tapi pas tua gitu, kita melihat bahwa... oh my God, orang tua kita tuh... just being herself aja tuh, udah menurut aku keren banget, gitu," lanjut Luna.
Dari ibunda, Luna belajar menjadi diri sendiri tanpa harus memaksakan diri memenuhi standar orang lain.
"Itu yang membuat aku jadi belajar bahwa menjadi diri sendiri, otentik itu dan tidak terpengaruh dengan orang lain. Terpengaruh untuk hal yang baik, ya. Tapi kalau hanya untuk memenuhi standar dan kepentingan orang lain hanya untuk pleasing other people, ya gak, kan kita punya hidupnya masing-masing," tuturnya.