NADIKABAR.COM — Dua ekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) terekam camera trap di kawasan hutan Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan. Keduanya memiliki variasi warna berbeda, yakni macan tutul melanistik atau macan kumbang dan macan tutul dengan pola totol.
Rekaman berdurasi sekitar 25 detik itu memperlihatkan kedua satwa melintas di jalur yang sama. Macan kumbang terlihat berjalan dari arah kanan, sementara beberapa detik kemudian macan tutul bertotol muncul dari arah depan kamera dan sempat menghadap ke kamera.
Kamera tersebut dipasang Paguyuban Petani Muda (PPM) Desa Mendolo bersama Swara Owa sekitar Juli 2026. Kemudian, diambil di bulan Agustus. Koordinator PPM Desa Mendolo, Cashudi (35), mengatakan pemasangan kamera dilakukan setelah sebelumnya warga menemukan jejak dan kotoran yang diduga milik macan tutul.
"Sebelumnya ditemukan jejak macam dan kotoran di hutan. Setelah kemarin kita dapati adanya rekaman macan itu, ya itu sudah dipastikan jejak itu adalah macan," kata Cashudi kepada NadiKabar di Desa Mendolo, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, pemasangan camera trap merupakan kegiatan rutin untuk memantau keanekaragaman hayati di Hutan Desa Mendolo.
"Ini untuk mendukung konservasi, yaitu menjaga keanekaragaman hayati yang ada di Hutan Desa Mendolo," ujarnya.
Lokasi pemasangan kamera jebak atau trap tersebut dikatakannya cukup jauh masuk ke kawasan hutan lindung setempat.