Macron bersikeras bahwa langkah itu menjadi bagian prioritas untuk "menurunkan harga bahan bakar minyak," sembari menambahkan pentingnya "berupaya mengalirkan cadangan yang ada dan meningkatkan kelancaran lalu lintas di Timur Tengah."
Pernyataan Macron muncul setelah kelompok Houthi Yaman pada Sabtu (19/9) menyatakan telah melancarkan serangan bersekala besar dengan menargetkan ibu kota Arab Saudi Riyadh dan Yanbu, menandai eskalasi besar dalam konfrontasi antara kedua belah pihak.
Sebelumnya, pada Kamis (24/9), koalisi yang dipimpin Arab Saudi menyatakan pertahanan udara mereka berhasil mencegat enam rudal balistik Houthi yang mengarah ke Taif dan Yanbu, sementara mereka juga terus melancarkan serangan udara ke wilayah-wilayah di bawah kekuasaan Houthi di Yaman.