NADIKABAR.COM — Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Pihak Program Studi S-1 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) buka suara setelah mahasiswanya berinisial RR (19) melakukan upaya bunuh diri. Mahasiswa angkatan tahun 2025 itu diketahui tidak memiliki persoalan akademik maupun perkuliahan.

"Dari sisi akademik, perjalanan akademik yang bersangkutan, prestasinya, kehadirannya dan sebagainya itu semua dalam kondisi baik. Tidak ada hal yang mengarah kepada sesuatu kesulitan maupun tekanan apalagi dari kakak kelas ataupun dari mahasiswa lain," ungkap Kepala Program Studi S-1 Fakultas Kedokteran UB dr Hanif kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Dalam kesempatan itu, Hanif mengungkapkan bahwa selama menjalani proses akademik di Fakultas Kedokteran UB. Bahkan, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) RR nyaris sempurna.

"Saya sampaikan di sini, IPK beliau ini 3,8. Jadi bukan anak yang kesulitan dalam pendidikan juga. Jadi kami optimis, kami yakin bahwa dalam hal akademik, pendidikan maupun kemahasiswaan yang bersangkutan tidak ada masalah," bebernya.