NADIKABAR.COM — Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Jakarta, Hero Riyaldy Nursla, bersama mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, Syasya Halimatusya'diyah, tampil sebagai paper presenter dalam The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026.

Dalam forum yang diinisiasi Badan Wakaf Indonesia ini, Hero dan Syasya memaparkan makalah berjudul "Tata Kelola Inovasi Sosial Syariah Mendorong Wakaf Keberlanjutan: Studi Kasus Rumah Sakit Mata Achmad Wardi (RSAW) BWI–Dompet Dhuafa."

“Wakaf produktif akan bertahan ketika tata kelola syariah dan model bisnis yang sehat berjalan bersama,” ujar Hero Riyaldy di Jakarta, Selasa.

GLOW merupakan forum internasional yang mempertemukan pakar, pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi untuk membahas peran wakaf dalam pengentasan dari kemiskinan dan penguatan ketahanan ekonomi umat.