NADIKABAR.COM — Makeup yang awalnya terlihat halus dan menyatu dengan kulit bisa berubah setelah beberapa jam. Foundation mulai pecah, muncul garis-garis di sekitar hidung dan mulut, atau permukaan makeup terlihat kering dan tidak merata. Kondisi yang sering disebut makeup crack atau cakey ini dapat dipengaruhi oleh kondisi kulit hingga cara mengaplikasikan produk.
Istilah makeup crack sendiri bukan diagnosis medis, melainkan istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan makeup yang tampak retak atau pecah di permukaan kulit. Kondisi tersebut juga dapat berkaitan dengan kulit yang terlalu kering, penumpukan produk, atau penggunaan beberapa produk yang tidak menyatu dengan baik.
Penelitian mengenai fenomena pilling pada produk skincare dan makeup menemukan bahwa kondisi kulit serta cara mengaplikasikan produk dapat memengaruhi terbentuknya gumpalan atau serpihan pada permukaan kulit. Dalam penelitian terhadap 528 perempuan berusia 20 sampai 49 tahun, sebanyak 217 orang atau 41 persen mengalami pilling selama pengujian.
Kulit yang kehilangan banyak kelembapan dapat terlihat kasar, bersisik atau mengelupas. Ketika foundation diaplikasikan di atas permukaan kulit seperti ini, hasilnya dapat terlihat tidak rata dan lebih mudah menonjolkan bagian kulit yang kering.
American Academy of Dermatology (AAD) menjelaskan bahwa pelembap membantu menjaga air tetap berada di dalam kulit sehingga permukaannya menjadi lebih lembut dan halus.
Penggunaan skincare, sunscreen, primer, foundation dan produk complexion lainnya secara berlapis dapat membuat permukaan makeup lebih mudah menggumpal atau terlihat pecah, terutama apabila setiap produk belum menyatu dengan baik.
Penelitian tentang pilling menunjukkan bahwa susunan produk skincare dan makeup serta metode pengaplikasiannya dapat memengaruhi terbentuknya pilling.
3. Cara mengaplikasikan makeup terlalu kuat
Menggosok produk berulang kali pada wajah juga dapat membuat produk menggumpal. Penelitian tersebut menemukan bahwa gerakan menggosok secara melingkar maupun linear menghasilkan lebih banyak kejadian pilling dibandingkan metode aplikasi lainnya.