NADIKABAR.COM — Setiap kali menghadiri pesta pernikahan adat Batak, ada satu hidangan yang mencuri perhatian yaitu ikan mas arsik. Bukan hanya karena aromanya yang khas atau bumbunya yang kaya rempah, tetapi karena ikan mas arsik ternyata bukan sekedar lauk untuk disantap.

Di balik seekor ikan yang disajikan utuh, tersimpan doa, restu, dan harapan untuk kehidupan pengantin. Bagi masyarakat Batak Toba, ikan mas arsik tidak berhenti sebagai makanan.

Dilansir dari penelitian Sinulingga, dkk (2024), ikan mas arsik menjadi makanan yang paling sering muncul dalam acara adat pernikahan Batak Toba dan memiliki makna yang mendalam. Tak heran jika arsik kerap hadir dalam berbagai acara adat, termasuk pesta pernikahan Batak Toba.

Sementara itu di Jurnal Gastronomi Indonesia dijelaskan penggunaan arsik dalam berbagai kegiatan adat Batak Toba, termasuk pernikahan berkaitan dengan sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu. Selain itu juga filosofi kehidupan Batak Toba, seperti hamoraon (kekayaan atau kesejahteraan), hagabeon (keturunan), dan hasangapon (kehormatan).

Ketika arsik diberikan kepada pengantin, yang disampaikan bukan hanya makanan. Tetapi ada harapan agar pasangan yang bharu menikah dapat menjalani kehidupan dengan baik dan memperoleh berkat dalam perjanjian rumah tangganya.